SOLUSI GIZI UNTUK KESEHATAN DAN TUBUH KEMBANG ANAK BANGSA

Beberapa waktu lalu, Sarihusada kembali mengadakan Nutritalk untuk insan media. Kali ini mengambil tema “Sinergi Pengetahuan Lokal dan Keahlian Global bagi Perbaikan Gizi Anak Bangsa” dengan mengangkat contoh-contoh pengalaman di berbagai negara, baik negara maju maupun negara berkembang, dalam mengoptimalkan gizi yang tepat sebagai solusi bagi berbagai permasalahan kesehatan, khususnya terkait pertumbuhan dan perkembangan. Contoh-contoh pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan masukan bagi Indonesia dalam melakukan perbaikan-perbaikan gizi. Selain itu, pengetahuan lokal juga diperlukan bagi masyarakat Indonesia untuk mengetahui bersama masalah yang dihadapi terkait gizi. Diskusi menghadirkan pembicara ahli, Dr. Martine Alles, Direktur Developmental Physiology & Nutrition Danone Nutricia Early Life Nutrition, Belanda.

“Kasus internasional menunjukkan vitamin D sebagai salah satu zat gizi yang memengaruhi kualitas pertumbuhan anak-anak. Pada abad 19 terjadi insiden penyakit riketsia atau pertumbuh an tulang dalam bentuk abnormal, yang melanda Eropa dan Amerika Serikat, khususnya di daerah perkotaan, yang disebabkan oleh kurang terpaparnya anak-anak pada sinar matahari. Pengobatan yang dilakukan adalah penggunaan minyak ikan pada abad 20 dan penetapan vitamin D sebagai fortifi kasi mentega sejak 1961. Meningkatnya penyakit riketsia ternyata menyingkapkan manfaat lain vitamin D. Selain memperbaiki pertumbuhan tulang, vitamin D juga berpengaruh terhadap imunitas adaptif,” paparnya