Beberapa Info Terbaru Mengenai Pengembang Property

Proyek Revolusioner Berkonsep Smart City

Crown Group Holdings, perusahaan pengembang terkemuka yang berbasis di Sydney Australia, memperkenalkan proyek terbaru senilai Rp 5,75 triliun yang terletak di kawasan Green Square, Infi nity by Crown Group, Sydney. Desain Infi nity by Crown Group dirancang oleh Koichi Takada Architect dengan konsep kota pintar. Sebanyak 401 apartemen terbangun di pusat kota Green Square yang akan terintegrasi dengan semua hal yang diperlukan bagi penghuninya baik untuk hidup maupun bekerja. “Dapat saya katakan, Infi nity by Crown Group bukan hanya sebuah pencapaian tertinggi dari sisi arsitektur, namun juga sebuah kebanggaan bagi Bangsa Indonesia,” ucap Iwan Sunito, CEO Crown Group Holding.

Sinar Mas Land & Kompas Gramedia Group Gelar “All Eyes To Ice”

Sinar Mas Land dan Kompas Gramedia Group akan menggelar acara bertajuk “All Eyes to ICE” untuk memeriahkan pembukaan Indonesia Convention Exhibition (ICE). Acaranya akan digelar dari tanggal 31 Juli hingga 30 Agustus 2015. Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land, mengungkapkan bahwa acara ini akan dibagi menjadi 3 kategori, yakni parade dan kompetisi (lomba lari ICE Run-5K & 10K, Jember Fashion Carnival, ICE 3×3 Basketball Competition), pameran (anjing, ekonomi kreatif, otomotif), serta konser (pergelaran Teater Koma, Nanta Cooking Show, konser Afgan dan Raisa, serta konser Magenta Orchestra bersama puluhan penyanyi papan atas tanah air).

Singapore Green Building Week

Pameran Singapore Green Building Week (SGBW) 2015 akan segera dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus hingga 6 September 2015. Menurut John Keung, Chief Operator Offi cer Building and Construction Authority (BCA), terpilihnya Singapura tidak terlepas dari banyaknya bangunan di negara ini yang memenuhi standar BCA Green Mark, yaitu sebanyak 27%. Hal ini menempatkan Singapura sebagai salah satu kota terdepan di dunia. “Dengan pameran green building (bangunan ramah lingkungan), kami berharap dapat memicu para arsitek, akademisi, dan peserta mengeluarkan ide kreatif, serta saling belajar menciptakan bangunan ramah lingkungan,” ucap Jeffrey Neng, Centre Director for Sustainable Building and Construction Authority of Singapore. Semoga, semangat ini menular hingga ke Indonesia dan akan semakin banyak bangunan yang ramah lingkungan.

Sebuah smart city seperti di Australia dan Singapore tentunya terdapat banyak sekali bangunan modern bertingkat seperti hotel dan apartemen. Sebuah apartemen dan hotel tentunya perlu sekali dilengkapi dengan sebuah genset. Kapasitas genset untuk hotel dan apartemen sekitar 1000 Kva sampai 2000 Kva. Untuk mendapatkan harga genset yang terjangkau bisa didapatkan dari distributor resmi genset Perkins 2000 Kva di Bandung.

Permintaan Alat Berat Naik Signifikan

Trimegah Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 12,02 triliun tahun ini, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 7,81 triliun. Penjualan perseroan juga ditargetkan melonjak dari Rp 64,55 triliun menjadi Rp 93,12 triliun. Analis Trimegah Sekuritas Sandro Sirait dan Willinoy Sitorus mengatakan, kinerja operasional United Tractors diperkirakan cenderung membaik dalam beberapa bulan mendatang. “Kami memberikan pandangan positif terhadap operasional perusahaan dalam beberapa bulan ke depan, meskipun realisasi penjualan alat berat Agustus lalu turun, dibandingkan bulan sebelumnya,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini. Trimegah Sekuritas optimistis terhadap volume penjualan alat berat, bisnis kontraktor pertambangan batubara, dan penjualan batu bara perseroan untuk kuartal terakhir tahun ini. Pihaknya juga memberikan dampak positif atas pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hingga Agustus 2018, perseroan berhasil membukukan kenaikan volume penjualan alat berat sekitar 34% dari 2.411 menjadi 3.221 unit. Perolehan tersebut setara dengan 58% dari target yang ditetapkan Trimegah Sekuritas sepanjang tahun ini. Penjualan alat berat perseroan selama Agustus 2018 hanya 345 unit, turun dibandingkan bulan Juli 2018 sebanyak 476 unit.

Penurunan dipicu adanya kenaikan harga jual yang berimbas sesaat terhadap permintaan pasar alat berat. Sedangkan volume produksi batu bara perseroan melalui anak usahanya, PT Pamapersada Nusantara, juga meningkat sekitar 9% dari 72 juta ton menjadi 79 juta ton hingga Agustus 2018. Penjualan batu bara perseroan meningkat sektiar 20% dari 4,64 juta ton menjadi 5,57 juta ton. Pemindahan tanah (overburden removal) naik signifikan sekitar 42% dari 510 juta bcm menjadi 726 juta bcm. “Kinerja operasional perseroan tersebut sudah sesuai dengan perkiraan. Perolehan penjualan alat berat telah merefleksikan 58% dari perkiraan kami. Begitu juga dengan overburden removal sudah mencapai 69% dari total target tahun ini, dan demikian juga dengan kinerja operasional lainnya,” tulis Sandro dan Willinoy. Berbagai faktor tersebut mendorong Trimegah Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham UNTR dengan target harga Rp 41.000. Target tersebut merefleksikan perkiraan PE tahun 2018-2019 sekitar 10 kali dan 9,5 kali. RHB Sekuritas sebelumnya memberikan pandangan positif terhadap akuisisi PT Angincourt Resources. Menurut RHB Sekuritas Hariyanto Wijaya, aksi korporasi ini diperkirakan tuntas akhir tahun ini, sehingga perusahaan tersebut diperkirakan mulai berkontribusi terhadap kinerja keuangan United Tractors tahun 2019. Dia menjelaskan, masuknya Angincourt akan menaikkan target laba bersih United Tractors tahun depan dari perkiraan Rp 12,1 triliun menjadi Rp 13,37 triliun. Sedangkan target laba bersih perseroan tahun ini diperirakan berkisar Rp 10,66 triliun. Revisi Naik Sementara itu, analis Danareksa Sekuritas Stefanus Darmagiri mengatakan, pihaknya memilih untuk menaikkan target kinerja operasional dan keuangan perseroan hingga tiga tahun ke depan. “Kami memilih untuk merevisi naik target volume penjualan alat berat perseroan. Peningkatan ini mendorong kami untuk merevisi naik target kinerja keuangan perseroan hingga tiga tahun mendatang,” terangnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini. Danareksa Sekuritas merevisi naik volume penjualan alat berat tahun 2018 dari 4.200 unit menjadi 4.600 unit. Sedangkan volume produksi batu bara perseroan dipertahankan sekitar 119 juta ton tahun tahun ini. Berbeda dengan target volume penjualan batu bara direvisi turun dari 8,2 juta ton menjadi 7 juta ton tahun ini. Revisi naik volume penjualan tersebut mendorong Danareksa Sekuritas untuk menaikkan target kinerja keuangan United Tractors tahun 2018-2019. Target laba bersih tahun ini direvisi naik dari Rp 8,78 triliun menjadi Rp 10,03 triliun. Proyeksi pendapatan juga direvisi naik dari Rp 75,31 triliun menjadi Rp 78,54 triliun. Peningkatan target volume penjualan alat berat ditambah kinerja keuangan membuat Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham UNTR dengan target harga direvisi naik dari Rp 39.000 menjadi Rp 40.000 untuk beberapa bulan ke depan. Revisi naik tersebut juga menggambarkan kuatnya realisasi kinerja operasional perseroan hingga Agustus 2018

Penanganan Korupsi Mulai Merambah ke Pengembalian Aset

JAKARTA — Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis tren penindakan kasus korupsi sejumlah lembaga penegak hukum hingga pertengahan 2018. Peneliti Divisi Investigasi ICW, Wana Alamsyah, mengatakan langkah penegak hukum telah meningkat ke upaya pengembalian aset. Menurut catatan ICW, sejak awal 2018 semua institusi penegakan hukum— kepolisian, kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi—tidak lagi hanya menjadikan kerugian negara sebagai dasar untuk menjerat pidana korupsi. “Namun ketiganya memperlebar cakupan pidana, seperti tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan perintangan terhadap penyidikan atau obstruction of justice,” ujarnya, kemarin. Pengembalian aset dalam pemberantasan korupsi sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kerugian negara. Contohnya dalam kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.

KPK mengembangkan kasus korupsi yang melibatkan elite politik, pihak swasta, hingga aparat sipil negara ke ranah tindak pidana pencucian uang. Pada 1 Januari hingga 30 Juni 2018, tercatat 139 kasus korupsi dengan 351 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. ICW mencatat kerugian negara akibat korupsi tersebut mencapai Rp 1,09 triliun dengan nilai suap mencapai Rp 42,1 miliar. Penyalahgunaan anggaran menjadi modus yang paling sering digunakan para koruptor. Tercatat ada 39 kasus korupsi bermodus penyalahgunaan anggaran dengan nilai kerugian negara Rp 86,5 miliar. Selain itu, modus pembuatan laporan fiktif sering digunakan. Terdapat 111 kasus korupsi menggunakan modus laporan fiktif dengan nilai kerugian negara sebesar Rp 52,2 miliar. “Modus lebih banyak ke penyalahgunaan anggaran, baik dari proses perencanaan maupun pengadaan,” ujarnya. Sedangkan kelompok yang paling banyak terjerat kasus korupsi adalah kalangan aparat sipil negara, yang mencapai 101 orang. Kemudian menyusul anggota DPRD (68 orang), pihak swasta (61 orang), kepala desa (29 orang), kepala daerah (22 orang), pejabat pengadaan (19 orang), aparat desa (11 orang), dan anggota koperasi (9 orang).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan lembaganya memang memperhitungkan aspek penanganan korupsi yang berorientasi pada pengembalian kerugian negara. “Tapi ini harus dilakukan secara hati-hati berdasarkan kekuatan bukti,” ujarnya. Adapun pelaksana tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Sri Wahyuningsih, mengatakan banyaknya kepala desa yang terjerat kasus korupsi adalah akibat lemahnya pengawasan pemerintah desa dalam penggunaan dana desa. Ia pun menggandeng sejumlah pihak, seperti kepolisian, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, serta Bintara Pembina Desa, untuk mengawasi penggunaan dana desa. “Saat ini sudah banyak yang melakukan pengawasan,” ujarnya. Salah satu asset penyalahgunaan dana desa adalah pengadaan genset yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang di butuhkan. Tertulis di laporan adalah pengadaan genset perkins. Namun faktanya di lapangan bukanlah genset perkins yang ada, namun merek lain yang kualitasnya jauh dibawah genset perkins. Untuk selisih harga genset perkins dengan merek lain juga cukup jauh, untuk itulah peran masyarakat dalam audit penggunaan dana desa sangatlah di butuhkan

Penagihan Iuran Peserta Libatkan Berbagai Lembaga

JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan menggencarkan penagihan iuran peserta tak aktif, yang jumlahnya kian membengkak. Juru bicara BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf, mengatakan lembaganya terus mendorong peningkatan kepatuhan peserta, tak terkecuali dari kelompok pekerja penerima upah (PPU). “Kami juga melibatkan aparat pengawas ketenagakerjaan hingga kejaksaan, berkoordinasi untuk mengawasi para pekerja yang tidak patuh,” ujarnya kepada Tempo, kemarin. Iqbal menyebutkan, peserta masuk kriteria tidak aktif lantaran tidak membayar iuran selama beberapa waktu. Akibatnya, menurut dia, mereka tak dapat mengakses manfaat layanan kesehatan. “Dia tidak bisa mendapatkan layanan sebelum melunasi tunggakannya,” ucapnya. BPJS Kesehatan sudah memastikan tidak ada lagi pelanggaran atau kebocoran, yakni peserta tak aktif bisa mendapatkan manfaat atau klaim. “Itu merugikan peserta lain dan menjadi tidak fair. Kami terus mendorong, mengedukasi, dan mengingatkan peserta tak aktif tentang kewajibannya untuk membayar iuran,” kata Iqbal.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, jumlah peserta tidak aktif hingga Juni lalu sebanyak 17,37 juta jiwa, naik dari tahun lalu, yang berjumlah 13,30 juta jiwa. Sebanyak 77,8 persen peserta tidak aktif atau 13,52 juta jiwa masuk kelompok peserta bukan penerima upah (PBPU). Sedangkan sisanya adalah pekerja. Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo meminta BPJS Kesehatan mengoptimalkan penagihan iuran peserta yang menunggak pembayaran. Jumlah peserta yang rajin membayar iuran di kelompok PBPU atau mandiri hanya 54 persen. “Jadi, BPJS kami minta untuk meningkatkan kolektabilitas dana iuran,” ujarnya. Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Marinus Gea, berharap pengejaran tunggakan peserta tak aktif bisa membantu mengurangi defisit BPJS Kesehatan. “BPJS tidak boleh malas, hanya menunggu uang pemerintah. Peserta tak aktif yang jumlahnya makin bertambah ini juga harus dikejar,” tuturnya. Hal senada disampaikan anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Hang Ali Saputra Syah Pahan. “BPJS harus menyadarkan masyarakat jangan hanya menuntut hak pelayanan tapi kewajiban membayar iuran tidak dipenuhi.

Dana Kapitasi Puskesmas Tambal Defisit BPJS Kesehatan

JAKARTA — Pemerintah akan menggunakan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang belum terpakai untuk menambal defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Total dana kapitasi yang mengendap itu diperkirakan mencapai Rp 3 triliun. Adapun jumlah defisit BPJS Kesehatan hingga akhir tahun ini mencapai Rp 10,98 triliun berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Dana kapitasi bisa menjadi bagian dari bauran kebijakan untuk mengatasi defisit,” kata Kepala BPKP Ardan Adiperdana kepada Tempo, kemarin. Dana kapitasi JKN adalah dana yang dibayarkan oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) atau puskesmas. Dana ini bersumber dari hasil pengelolaan dan pengembangan dana iuran peserta JKN oleh BPJS Kesehatan. Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan pemerintah tengah menindaklanjuti skema penggunaan dana kapitasi. Upaya yang dilakukan di antaranya melalui rekonsiliasi atau pemeriksaan posisi dana kapitasi yang belum dimanfaatkan di setiap puskesmas. “Perlu ada perbaikan pengelolaan dana kapitasi dan strategi untuk memanfaatkan sisa dana tersebut,” ucapnya. Mardiasmo mengatakan akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, serta Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) untuk membahas pemanfaatan dana kapitasi yang mengendap.

Adapun Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengusulkan untuk melakukan audit lebih lanjut guna memastikan apakah dana kapitasi yang mengendap benar mencapai Rp 3 triliun. “Nilai itu belum fix, belum tentu yang belum terpakai sebesar itu,” ujarnya. Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Iqbal, mengatakan optimalisasi dana kapitasi ini bisa menjadi solusi untuk defisit BPJS, sekaligus meminimalkan potensi korupsi. Beberapa pejabat dinas kesehatan daerah dan kepala puskesmas diketahui tersandung kasus korupsi dana kapitasi. Terakhir, kepala puskesmas di Jawa Timur menjadi tersangka karena diduga menggangsir dana kapitasi BPJS Kesehatan senilai Rp 400 juta. “Harus ada evaluasi dalam sistem kapitasi ini. ,” ucapnya. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan, terdapat sejumlah kelemahan yang harus diwaspadai dalam sistem JKN. Termasuk sistem pembayaran dan aturan penggunaan dana kapitasi di puskesmas.

Prediksi Peluang Bisnis Terbaik Tahun 2019

Tahun 2019 sudah datang, orang-orang yang memiliki jiwa bisnis mulai menyibukan dirinya untuk mencari dan menemukan peluang bisnis terbaik tahun 2019. Hal tersebut sangat wajar mereka lakukan, bagi mereka menemukan peluang bisnis di tahun baru merupakan sebuah keharusan demi bertambahnya pundi-pundi rupiah. Jika kamu juga seorang yang suka dengan bisnis dan penasaran bisnis apa saja yang bakal topcer di tahun 2019 ini, simak baik-baik ulasan berikut.

Peluang Bisnis Terbaik Tahun 2019

Beragam Peluang Bisnis Terbaik Tahun 2019

Jual Genset
Pembangungan gedung, kantor, ruko bahkan rumah semakin sering dilakukan, sehingga jumlah bangunan di setiap wilayah terus bertambah. Bangunan yang akan digunakan tentu membutuhkan adanya listrik supaya lebih nyaman di gunakan. Untuk mencegah hilangnya energi listrik diperlukan pembangkit listrik cadangan seperti mesin genset. Dengan begitu dapat disimpulkan bila usaha genset diesel surabaya beragam kapasitas bagus untuk di jalankan.

Bisnis Kuliner
Setiap tahunya tren kuliner terus tumbuh dan tidak pernah ada habisnya di cari konsumen. Hal itu dapat dilihat dari semakin banyaknya penguasaha kuliner yang melakukan beragam inovasi guna menarik minat pembeli. Untuk awal memulainya tidak harus memiliki tempat seperti restoran atau warung, anda bisa menyewa lapak di pinggir jalan yang ramai. Lebih bagus lagi jika tempat yang sewa dekat dengan kampus, kantor, rumah sakit atau tempat kos.

Binis Properti
Usaha terbaik di tahun 2019 yang bisa anda pertimbangkan adalah bisnis properti. Sekarang ini semakin banyak orang yang memerlukan hunian pribadi yang nyaman, maka tidak mengherankan bila kita sering melihat pembangunan rumah di kota besar maupun kota kecil. Namun untuk menjalankan bisnis ini anda memerlukan moda yang tidak sedikit jumlahnya.

Itulah tadi beberapa jenis bisnis terbaik di tahun 2019 ini, kira-kira jenis bisnis mana yang cocok untuk anda jalankan ? Apapun jenis bisnisnya, sebelum memulai ada satu hal yang harus anda pahami, yakni bagaimana cara mengelolanya. Bisnis apapun jika dikelola dengan baik dapat tumbuh dan menghasilkan pundi rupiah yang banyak.